PEMBEKALAN CALON GURU MAHASISWA PPL PGMI IAI Al-AZIS TAHUN 2025/2026
Resmi Dilaksanakan, Dorong Kompetensi Guru Berbasis Riset
Indramayu – Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia (IAI AL-AZIS) resmi menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini ditujukan bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) angkatan 2023 dengan tujuan membekali mereka dengan pengetahuan, keterampilan, serta sikap profesional sebelum diterjunkan ke sekolah dan madrasah mitra.
Dalam pembekalan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai visi keilmuan IAI AL-AZIS yang berorientasi pada pengembangan pendidikan berbasis ajaran Ilahi, sistem pembelajaran modern, serta penguatan budaya toleransi dan perdamaian. Mahasiswa didorong untuk menjadi calon pendidik yang inovatif, kompetitif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan abad ke-21 dengan tetap menjunjung tinggi etika, nilai keislaman, serta disiplin berpakaian sesuai aturan institusi.
Pada sesi penguatan materi, Ibu Dewi Utami, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya penguasaan empat kompetensi dasar seorang pendidik, yaitu kompetensi profesional, kepribadian, sosial, dan pedagogik. Beliau menjelaskan bahwa kompetensi pedagogik bukan sekadar teori, melainkan keterampilan memahami materi dan mempraktikkannya secara nyata di kelas. Sementara itu, kompetensi kepribadian menuntut mahasiswa untuk menjadi role model yang disiplin di lingkungan sekolah.
Menariknya, pelaksanaan PPL tahun ini juga diarahkan pada program berbasis riset. Ibu Dewi Nopasari, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa luaran (output) wajib dari PPL kali ini berbentuk artikel ilmiah yang minimal terindeks Sinta 4. Guna mendukung hal tersebut, panitia telah menetapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) ketat yang harus dipatuhi mahasiswa, di antaranya wajib membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), mengisi laporan kegiatan PPL harian, serta siap menerima kunjungan monitoring dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sebanyak tiga kali. Beliau juga mengingatkan esensi sejati dari seorang guru, yaitu harus bisa "digugu dan ditiru" (dipercaya dan dicontoh).
Menyambung poin pelaksanaan riset, Ustadz Dadan, S.Pd.I., M.Pd., memberikan strategi teknis penulisan artikel kepada mahasiswa. Beliau menyarankan agar mahasiswa mencari template jurnal terlebih dahulu sebelum menyusun artikel ilmiah agar formatnya sesuai sejak awal. Menurutnya, tiga pilar utama PPL kali ini yakni mengajar, meneliti, dan menulis artikel—harus dijalankan secara beriringan dan berkesinambungan. Ia juga memotivasi mahasiswa untuk membidik publikasi ilmiah mereka pada jurnal Islamic Studies.
Melalui pembekalan ini, Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah IAI AL-AZIS berharap mahasiswa tidak hanya siap secara administrasi akademik, tetapi juga matang secara mental dan sosial. Penggabungan antara praktik mengajar di kelas dan penulisan karya ilmiah berbasis riset diharapkan dapat memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan secara utuh dan profesional.
Aulia Nur Afifah



0 Komentar