PELAKSANAAN KULIAH ONLINE PGMI MATA KULIAH PEMBELAJARAN PKN SD/MI

Sehubungan dengan dikeluarkannya kebijakan terkait pelaksanaan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19, maka dari itu beberapa perguruan tinggi tanpa terkecuali IAI AL-AZIS dengan cepat merespon hal tersebut dengan dilaksanakannya sistem perkuliahan secara online.

Sistem perkuliahan online yang dimulai sejak Maret tahun lalu ini di sudah dilaksanakan dari berbagai Program Studi di IAI AL-AZIS termasuk diantaranya prodi PGMI. Berbagai macam respon pun muncul dari kalangan mahasiswa, baik itu respon positif maupun negatif terkait dampak dari adanya kebijakan pelaksanaan perkuliahan online tersebut.

Namun perlu diingat bahwa terlepas dari adanya berbagai macam respon serta dampak baik itu yang positif maupun negatif, kita sebagai mahasiswa kiranya mampu berkamuflase dengan kondisi dan situasi yang tak kenal waktu seperti sekarang ini.

Terlebih lagi, pandemi Covid-19 yang telah membawa dampak besar bagi dunia pendidikan perlu kita tanggapi, tangani dan lalui bersama dengan adanya perubahan pola pikir yang dewasa. Salah satunya dengan kita sebagai mahasiswa mampu menjalani serta melewati masa-masa kuliah dengan produktif dan maksimal. Adanya perkuliahan online ini bukan menjadi halangan bagi kita sebagai mahasiswa untuk terus meningkatkan kecerdasan serta kompetensi diri kaitannya dengan disiplin ilmu yang kita ambil. Ada berbagai macam cara untuk kita jalani demi terjalinnya suasana lingkungan kelas yang interaktif dalam perkuliahan online.

Salah satunya sebagai contoh pada prodi PGMI Angkatan 7 Semester 4 Kelas A, dengan lancar dan aktif menjalani kuliah online yang dipimpin oleh materi presentasi kelompok 7 yang dibawakan oleh 4 orang mahasiswi, yaitu Fitriyani, Annisa Alfath dan Ratih Soko Aji Jagat.

Gambar 1. Tampilan screen presentasi kelompok 7 Materi LKS di Masa Pandemi

Tepatnya pada Senin (26/04), mahasiswa PGMI 4A dengan tenang dan lancar mengikuti pelaksanaan kuliah online yang dihadiri oleh 25 mahasiswa serta dosen melalui aplikasi Google Hangout Meet pada Mata Kuliah Pembelajaran PKn SD/MI.

Adapun materi pokok yang dibawakan oleh kelompok tersebut yaitu mengenai Lembar Kerja Siswa (LKS) Mata Pelajaran PKn SD/MI. Materi yang menarik untuk dibahas memang, mengingat ditengah kondisi wabah Covid-19 yang hampir merubah sebagian tatanan kehidupan tanpa tak terkecuali aspek pendidikan, khususnya dalam kegiatan belajar mengajar.

Dengan adanya kegiatan belajar mengajar jarak jauh atau online ini menjadikan tantangan tersendiri bagi guru serta aktivis pendidik lainnya dalam memenuhi kebutuhan belajar peserta didik baik itu kebutuhan pada ranah kognitif, afektif, maupun psikomotorik.

Berangkat dari prolog tersebut, maka di sini peningkatan kebutuhan instrumen pembelajaran pun perlu ditingkatkan dan disesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini. Salah satunya dengan LKS (Lembar Kerja Siswa), yang notabene merupakan salah satu contoh bahan ajar mandiri bagi peserta didik di rumah. Untuk itu materi LKS di masa pandemi yang disampaikan oleh kelompok presentasi tersebut mengangkat suatu produk LKS yang diterbitkan oleh Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia atau INOVASI.

Apa itu INOVASI? Inovasi ini merupakan program kerjasama antara pemerintah Australia dengan pemerintah Indonesia yang bekerja langsung dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Salah satu kontribusi INOVASI dalam dunia pendidikan dengan diterbitkannya produk pengetahuan berupa LKS.

Dikenalkannya LKS di masa pandemi yang dikeluarkan oleh INOVASI melalui materi presentasi kelompok, kiranya bisa membawa serta meningkatkan pola pikir mahasiswa yang aktif, kreatif dan inovatif khususnya kepada mahasiswa PGMI kaitannya dengan kegiatan belajar mengajar.

Produk LKS di masa pandemi tersebut terbagi ke dalam 4 tema yang berbeda, diantaranya terdapat Literasi, Numerasi, Pendidikan Karakter, dan Psikoedukasi. Masing-masing tema tersebut terdiri dari 3 paket kelas rendah 1, 2, dan 3.

Pada LKS tema literasi di sini INOVASI mengarahkan siswa untuk bisa membaca, menulis serta mengolah informasi dalam kehidupan sehari-hari.

Gambar 2. Cover LKS Literasi INOVASI
(Sumber: inovasi.or.id)

Guru dalam hal ini sangat diperkenankan untuk menjadikan LKS literasi ini sebagai bahan rujukan secara langsung kepada peserta didik sehingga dengan adanya konsep-konsep literasi yang mungkin tidak diajarkan di sekolah formal bisa menjadi sumber rujukan terpercaya bagi guru.

Lain halnya dengan LKS Numerasi yang ruang lingkupnya lebih mengarah pada konsep Matematika Dasar untuk siswa kelas 1, 2, dan 3. Konsep matematika tersebut seperti bagaimana operasi penjumlahan, pengurangan dan pembagian serta pola-pola bilangan lainnya.

Gambar 3. Cover LKS Numerasi INOVASI
(Sumber: inovasi.or.id)

Pengenalan konsep dasar matematika yang diajarkan sejak dini melalui LKS ini mampu meningkatkan penguatan penalaran serta eksplorasi siswa dalam berkomunikasi melalui simbol, grafik, dan diagram.

Kemudian pada LKS Pendidikan Karakter yang memuat nilai-nilai serta penguatan karakter yang mesti ditanamkan oleh peserta didik antara lain seperti sikap disiplin, tanggung jawab, jujur, dan mandiri.

Gambar 4. Cover LKS PPK INOVASI
(Sumber: inovasi.or.id)

Lalu yang terakhir yaitu LKS Psikedukasi yang sangat menarik dan terintegrasi dengan kondisi pandemi saat ini. Pokok bahasannya sendiri mengenai bagaimana siswa merespon kondisi pandemi Covid-19 sehingga mampu mengatasi gejala-gejala dan dampak negatif yang ditimbulkan dari adanya pembelajaran jarak jauh ini.

Gambar 5. Cover LKS Psikoedukasi INOVASI

(Sumber: inovasi.or.id)

Itulah sedikit ulasan tema LKS terbitan INOVASI yang disampaikan oleh kelompok presentasi pada Mata Kuliah Pembelajaran PKn SD/MI, teman-teman bisa gali lebih dalam lagi mengenai LKS tersebut di laman resminya yaitu: www.inovasi.or.id

Setelah sesi penyajian materi, adapun sesi diskusi atau tanya jawab dimana disini penulis menyertakan 1 pertanyaan dari mahasiswi: Syakillah Fi Ismi, berikut bunyi pertanyaannya:

"Jika melihat pada Kurikulum 2013 dimana memakai sistem tematik, nah apakah di LKS yang diterbitkan oleh INOVASI ini juga di peta-petakan ke dalam tema-tema tertentu seperti tema 1 Aku dan Lingkungan?"

Dari pertanyaan tersebut pun langsung ditanggapi oleh salah satu anggota presentasi kelompok 7 yaitu Ratih Soko Aji Jagat, sebagai berikut:

"Perlu diketahui bahwa INOVASI ini program mandiri kemitraan Indo-Australia, artinya LKS yang diterbitkan ini secara luas bisa diakses oleh para aktivis pendidik di luar, jadi tidak dipeta-petakan untuk misal tema 1 muatan PKn. LKS ini dipakai sesuai kebutuhan peserta didik ditengah kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini, seperti itu."

Dengan adanya pengenalan materi LKS di Masa Pandemi tersebut bisa menjadikan suasana perkuliahan di kelas PGMI 4A ini terasa lebih bermanfaat dan bisa menambah pola pikir mahasiswa di luar sana untuk bisa membangun suasana belajar yang interaktif dengan adanya pembahasan materi yang inovatif.

Akhir kata, semoga kita sebagai mahasiswa maupun masyarakat umum lainnya dapat terus bergerak maju seperti INOVASI yang membawa dampak perubahan positif bagi lingkungan sekitar, Aamiin....




(Penulis: R_Admin)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages